Tweet masuk Kamus Inggris Oxford

Twitter - Onklik, Siapa yang tak kenal Twitter, sosial media yang identik dengan Kicauannya tersebut ternyata memiliki peranan penting dalam penambaha

Selebriti Terpelit di Twitter
Nilai Jual Twitter Capai Rp 106 Triliun
Facebook Rilis Fitur Hastag

Twitter – Onklik, Siapa yang tak kenal Twitter, sosial media yang identik dengan Kicauannya tersebut ternyata memiliki peranan penting dalam penambahan kosa kata baru berbahasa Inggris.

Beberapa tahun sebelumnya beberapa kosa kata baru dilaman Twitter pernah masuk kedalam Kamus Inggris Oxford, kali ini hal serupa kembali terjadi, beberapa istilah yang ngetrend dan digunakan dalam Twitter dikembangkan diskripsinya oleh Oxford untuk penjelasan yang lebih detail dan jelas.

OED menulis laporan tentang 3 kosa kata baru yang dimasukan deskripsnya kedalam Kamus Inggris Oxford, kosa kata tersebut adalah follow, follower, dan tweet. Follow dikategorikan sebagai verba (kata kerja) dan miliki makna ‘melacak aktivitas atau posting pengguna, kelompok, dll, dengan berlangganan akun mereka di situs media sosial atau aplikasi’.

Twitter-1

Sedangkan follower sebagai nomina (kata benda) dan miliki makna ‘orang yang mengikuti pengguna

tertentu, kelompok, dll, di situs media sosial atau aplikasi’. Sedangkan untuk tweet sebagai verba (kata kerja) yang miliki makna ‘aktivitas posting ke situs media sosial Twitter’.

Lewat akun Twitter Oxford English Dictionary (OED) memutakhirkan penjelasan beberapa kosa kata atau istilah-istilah Twitter ini. Masih banyak kosa kata lain yang telah ditambahkan seperti retweet (2011) dan tweetable (Februari 2013). Selain itu OED juga telah menambahkan lebih kurang 1.200 kosa kata baru terkait istilah teknologi. Termasuk didalamnya istilah live-blog, geekery, flash mob, e-reader, crowdsourcing, dan mouseover.

Dalam Bahasa Indonesia sendiri Pusat Bahasa juga menyerap istilah teknologi yang diturunkan ke berbagai kosa kata baru yang diambil dari bahasa daerah. Unduh (download) dan unggah (upload) misalnya yang diserap dari Bahasa Jawa. Namun ada pula kosa kata lain yang dihadirkan tidak dari serapan bahasa lain. Misalkan saja galat (error), luring (offline), daring (online), dan masih banyak istilah

lainnya.

Ternyata Teknologi Networking juga mampu merubah perbendaharaan kata dalam sebuah Kamus besar, kita tunggu saja perkembangan kosa kata baru dalam dunia teknologi, semoga artikel ini bermanfaat – salam Onklik :).

Twitter